PAD Hanya Rp.19 Juta, Ini Kesalahan Hotel GDK Yang Dulu

Lintasbojonegoro.com – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) pada tahun 2017 lalu cukup memprihatinkan. Dari target sebesar Rp. 500 juta per tahun, GDK hanya mampu memberikan Rp. 19 juta saja.

Tidak tinggal diam, pemkab Bojonegoro kemudian melakukan evaluasi dan perombakan manajemen badan usaha milik daerah (BUMD) itu. Salah satunya dengan mengisi kekosongan direktur utama yang dulu dijabat oleh Endah Emiarti karena telah habis masa jabatannya.

Saat ini GDK memiliki direktur baru yaitu N. Puri Wijaya yang baru menjabat sekitar 3 bulan, per Februari 2018. Untuk tahap awal kepemimpinannya, mas Puri sapaan akrabnya berhasil memperoleh sertifikasi hotel bintang tiga.

Bersamaan dengan penyerahan sertifikat hotel bintang tiga itu, hotel GDK juga melakukan launching food court. Usaha baru tersebut merupakan salah satu strategi bisnis dari hotel GDK yang butuh inovasi baru dalam rangka mengejar target PAD.

Direktur utama hotel GDK N. Puri Wijaya mengatakan, salah satu kelemahan kenapa GDK tidak mampu meraih target PAD adalah dari sisi manajemen. Pihaknya akan berusaha sebaik mungkin memperbaiki sisi internal perusahaan agar mampu menjalankan bisnis secara profesional.

“Kalau dulu kita lihat dari sisi manajemen, ini kita berusaha memperbaiki” kata Mas Puri.

Selain itu, kedepan sinergitas GDK dan pemkab Bojonegoro akan terus ditingkatkan untuk merebut hati calon konsumen. Dengan label hotel bintang tiga, tamu elit bisa diarahkan untuk memilih hotel GDK yang notabene merupakan BUMD.

Mas Puri menyebutkan, untuk memenuhi kriteria hotel bintang tiga tersebut pihaknya menghabiskan dana kurang lebih sekitar Rp. 20 juta. Biaya itu untuk memenuhi kekurangan fasilitas serta pelayanan yang dibutuhkan oleh hotel.

Dia berharap dengan manajemen dan strategi bisnis baru, target PAD tahun 2018 sebesar Rp. 500 juta mampu diraih olehnya.

“Target tetap kita masih berusaha agar mampu capai target tersebut” pungkasnya.

Hotel Griya Dharma Kusuma Mendapatkan Sertifikat Sebagai Hotel Bintang Tiga

BOJONEGORO (Surabayapost.id) – Hotel Griya Dharma Kusuma menerima sertifikat sebagai hotel bintang tiga oleh Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (LSUP) Debus Mukti Langgeng, Rabu (07/02/18). Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono dan Forpimda Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya Wabup Bojonegoro mengatakan bahwa Griya Dharma Kusuma adalah salah satu milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ooleh karena itu, Setyo Hartono meminta GDK harus dikelola secara professional.

Kalau itu dikelola secara professional, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat. Karena menurut Wabup, pada tahun 2017 GDK ditargetkan mendapat PAD sebesar Rp 500 juta. Namun yang didapat jauh dari target yang hanya mendapatkan Rp 19 juta. Maka dengan managemen yang baru, Wabup Bojonegoro meminta agar target tersebut dapat terpenuhi.

“Saya berharap dengan manajemen yang baru dan penuh inovasi, Pemkab akan mensuport kerjasama dengan pihak pariwisata,” pungkas Setyo Hartono.

Ditempat yang sama, Sri Dwiastuti selaku Direktur Utama LSUP mengatakan kriteria hotel yang bisa mendapatkan sertifikat yaitu terkait pelayanan, manajemen, dan fasilitas, sangat menentukan mendapatkan bintang tiga tersebut. Jadi hotel yang berhak mendapatkan bintang tiga harus meliputi ketiga tadi.

“Sebelum kita memberi sertifikat, kami menilai dulu mulai dari fasilitas dan pelayanan itu sendiri. GDK memang layak mendapatkan sertifikat ini,” ujarnya.

Direktur Griya Dharma Kusuma, N Puri Wijaya kepada Surabayapost.id mengatakan bahwa sangat berterima kasih atas diberikannya sertifikat dari lembaga LSUP, karena lembaga tersebut dibawah naungan Kementerian Pariwisata.

Kedepannya, menurut pria asal Surabaya itu, akan berusaha menyediakan fasilitas bagi tamu-tamu yang mempunyai secara fisik kekurangan atau penyandang disabilitas.

“Kami akan menyediakan area khusus para penyandang distabilitas,” ujarnya.

Lebih jauh Mas Puri, panggilan akrabnya, menambahkan bahwa dari segi penilaian hotel yang bisa meraih bintang tiga yaitu harus mendapatkan nilai 550 skor, namun yang didapatkan GDK sebesar 570 skor.

“Alhamdullilah GDK telah melebihi nilai yang ditentukan oleh tim dari lembaga tersebut,” pungkasnya. (Sandi Suswondo)

Lets Get Superior Room with IDR 300.000 nett Include Breakfast ( Normal Price IDR 400.000 )

GDKHotel.com – Promo superior room double & Twin Bed until  

Include breakfast and Free fitness center 

Lets Get It , until January 31 2018

Page 1 of 3123